JAKARTA– Server mumpuni dengan biaya minimal tentu menjadi pilihan menarik. Setidaknya Hewlett Packard mencoba menjanjikan hal tersebut saat meluncurkan server terbaru HP Proliant G 6. Varian terbaru generasi Proliant yang diklaim HP menghasilkan kinerja dua kali lipeat dan nilai lebih dari Proliant G5.
Lantas apa yang membuat HP yakin dengan kinerja Proliant G6? Menurut pihak HP, Proliant G6 mengedepankan penghematan energi , virtualisasi dan otomasi ketika melayani pengguna dengan nilai ekonomis server. ISS Product Marketing Manager HP Indonesia, Holland Jeffry Tambunan mengatakan pelanggan sekarang memiliki karakter yang memerlukan pengembalian modal dari server yang telah digunakan.
“Artinya, cost produksi diupayakan diminimalisir dengan menggunakan perangkat minimal pula,” ujarnya peluncuran resmi HP Proliant G6 di Jakarta, Selasa (12/5).
Khusus fitur hemat energi, HP memiliki tiga hal pendukung, seperti, HP Sea of Sensors, dimana secara otomatis akan memonitor kegiatan server melalui 32 sensor pintar. Sensor-sensor ini diakui HP akan membantu menyesuaikan komponen secara dinamis mulai dari kipas, memori, serta proses input dan output guna optimalisasi sistem pendinginan.
Kemudian desain Common Power Slot, diklaim HP membantu mengurangi energi yang keluar dengan adanya 4 pilihan power supply yang sesuai dengan kerja pelanggan. Artinya, hemat energi 92% dapat diperoleh pelanggan ketika mengkonfigurasi server yang dimiliki. Lalu ada fitur hemat energi juga ditunjang dengan keberadaan HP dymanic Power Capping. Artinya, alokasi sumberdaya listrik dan pendinginan di pusat data dengan menempatkan energi yang diperlukan server secara dinamis.
Fitur penunjang kedua, yakni dengan maksimalisasi server. Dengan platform HP Proliant G6, pihak HP mengklaim dengan gabungan antara HP Proliant Onboard Administrator, Konsol managemen HP Insight Control Environtmen (ICE) dan HP Virtual Connect Flex-10 Ethernet module akan menghasikan produktivitas server.
Onboard Administrator misalnya, diklaim pihak HP akan membuat pelanggan dapat memeriksa kondisi server tanpa harus ke ruangan server yang berushu dingin. Dengan begitu, memudahkan pemantauan server sekalipun dalam keadaan offline.
Konsol Manajemen HP, diklaim mampu menghemat biaya operasional hingga $48.000 untuk setiap pengguna dalam melakukan pengelolaan dan monitoring server. Kemudian, Ethernet modul mampu memberikan kecepatan sebesar 10 GB. HP menjamin, meski standar jaringan hanya mencapai 100 MB namun kondisi tersebut tidak membuat “timpang” dimana terlalu besar Ethernet modul yang ada mengakibatkan kualitas download menjadi menurun.
“Modul bisa disetting seisui kebutuhan pelanggan sehingga ketimpangan bisa dihindarui,” kata Jeffry.
Tak hanya itu, dukungan prosesor Nahalem Intel Xeon 5500 dan new HP Smart Array juga diklaim HP mampu menghadirkan kemampuan memori dan penyimpanan dua kali lipat lebih besar dari sebelumnya. Selain itu juga, pelanggan juga memungkinkan melakukan upgrade prosesor jika diinginkan karena tersedia dua port yang bisa digunakan.
Khusus yang belum menggunakan server HP kemudian ingin beralih, dapat menggunakan memanfaatkan fitur HP Migration Pack. Hal itu dimaksudkan, pelanggan tak perlu repot untuk menginstall kembali Operating System (OS), Application Software dan data yang berada diserver sebelumnya. Kemampuan itu juga dijamin pihak HP tanpa terjadi kesalahan ketika menjalani proses transfer.
Sebagai layanan purna jual, HP memiliki layanan HP Proaktive Select, hal ini dimaksudkan untuk memudahkan pelanggan membangun rencana layanan dengan menu fleksibel. Semisal, informasi perbaikan server dan pembaruan server. Dengan mengadopsi sistem kartu seluler pra bayar, pelanggan dapat membeli berdasarkan layanan yang diinginkan dari ahli HP.
Platform HP Proliant G6, kini hadir dengan basis produk yang mengutamakan perkembangan akselerasi, Kekokohan (Density), Ketahanan (mitigating Mix) dan hemat (reducing Cost).Keempat hjal tersebut tersedian pada tipe Blade (BL), Tower (ML) dan rak (DL). Seperti misal, Proliant BL 490 c, BL 460 C dan BL 280 C. Kemudian, Proliant DL 380, DL 370, DL 180 dan DL 160. Sementara untuk server tower tersedia ML 370 dan ML 150. Untuk harga setiap platform tipe berada pada rentang $ 1.000 hingga $ 40.000./cr2/itz

